Kamis, 30 April 2015

GLOBAL VS REGIONAL

Nama  : Anita Silvi Yanti
Kelas   : 4EB09
NPM   : 20211935
Tugas  : Akuntansi Internasional ( Softskill )

GLOBAL VS REGIONAL
            Berbicara tentang global dan regional pasti tidak lepas dari adanya kemajuan dan perkembangan zaman yang begitu pesat. Saat ini segala bidang kehidupan manusia sudah mengalami perkembangan yang sangat cepat, dan hal ini tak dapat dihindari. Untuk itu dalam tulisan saya kali ini saya akan membahas global vs regional dalam bidang yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat yaitu dalam hal komunikasi. Menurut saya komunikasi adalah salah satu hal yang paling penting dalam setiap aspek kehidupan. Salah satu ciri manusia disebut mahkluk sosial adalah bahwa manusia saling berkomunikasi satu sama lain. Saya tertarik sekali membahas masalah komunikasi ini karena  hal ini merupakan pusat untuk kita dapat menjalin hubungan satu sama lain dalam berbagai bidang, hal ini juga telah banyak menimbulkan perdebatan dan dibutuhkan perbincangan yang secara mendalam.
            Jika dihubungkan dengan global versus regional, komunikasi ini sangat berhubungan dengan bahasa. Bahasa yang kita pakai untuk memudahkan kita dapat saling berkomunikasi satu sama lain. Secara global bahasa yang diakui oleh hampir seluruh dunia dan disebut sebagai bahasa internasional adalah bahasa inggris (USA) sedangkan dari regional adalah bahasa yang diakui oleh berbagai negara lainnya yang dijadikan sebagai bahasa nasional setiap negara tersebut. Berbicara tentang komunikasi tentu tidak lepas dari bahasa yang digunakan agar dapat terjalin komunikasi yang aktif. Menurut saya komunikasi yang aktif itu adalah komunikasi yang mendapatkan umpan balik atau respon balik dari lawan bicara. Mengapa bahasa inggris dapat menjadi bahasa internasional yang hampir semua negara mengakuinya????. Lets see to the history......

Sejarah asal mula bahasa inggris sangatlah panjang untuk menjadi bahasa Internasional. bahkan bahasa ini menjadi kurikulum wajib bagi seluruh dasar dan menengah di seluruh belahan Dunia dan menjadi bahasa yang paling banyak dipakai oleh manusia sepanjang peradaban manusia.Asal mula Bahasa Inggris adalah bahasa Jermanik Barat, yang berasal dari Inggris. Bahasa ini merupakan kombinasi antara beberapa bahasa lokal yang dipakai oleh orang-orang Norwegia, Denmark, dan Anglo-Saxon dari abad ke-6 sampai 10. Lalu pada tahun 1066 dengan ditaklukkan Inggris oleh William the Conquer or, sang penakluk dari Normandia, Perancis Utara, maka bahasa Inggris dengan sangat intensif mulai dipengaruhi bahasa Latin dan bahasa Perancis. Dari seluruh kosakata bahasa Inggris modern, diperkirakan ±50% berasal dari bahasa Perancis dan Latin. Bahasa Inggris tergolong rumpun bahasa Jermanik dan terutama dari cabang Jermanik Barat. Kerabat terdekatnya adalah bahasa Frieshland. Selain itu bahasa Belanda (termasuk pula bahasa Jerman hilir lainnya) juga masih dekat. Bahasa Jerman (bahasa Jerman hulu) agak lebih jauh lagi. Tetapi dari semua bahasa Jermanik, bahasa inggris adalah bahasa yang paling lian secara tata bahasa dan kosakata dari semua bahasa Jermanik. Kosakata bahasa inggris banyak dipengaruhi oleh bahasa Perancis yang masuk melalui penaklukan bangsa Norman dan belakangan melalui penggunaan bahasa Perancis sebagai bahasa resmi selama beberapa abad di lingkungan pemerintahan. Bahasa inggris juga adalah merupakan bahasa pertama di Amerika Serikat,Antigua, dan Barbuda. Australia, Bahama, Barbados, Bermuda, Britania Raya, Guyana, Jamaika, Saint Kitts dan Nevis, Selandia Baru dan Trinidad dan Tobago. Selain itu bahasa inggris juga merupakan salah satu bahasa resmi di organisasi internasional seperti PBB dan Komite Olimpiade Internasional, serta bahasa resmi di berbagai negara seperti Afrika Selatan, Belize, Filipina, Hongkong, Irlandia, Kanada, Nigeria, Singapura dan lainnya. Di dunia, bahasa inggris adalah bahasa kedua pertama yang dipelajari. Bahasa Inggris bisa menyebar karena pengaruh politik dan imperialisme Inggris dan selanjutnya Britania Raya di dunia. Salah satu pepatah Inggris zaman dahulu mengenai kerajaan Inggris yang disebut Imperium Britania (British Empire) adalah tempat “Matahari yang tidak pernah terbenam” (“where the sun never sets”).Tata bahasa Inggris memiliki variasi dalam struktur dan penggunaannya, itu tergantung tradisi y ang digunakan oleh suatu negara yang dipengaruhi oleh bahasa asli dari negara tersebut. Secara umum, tata bahasa yang dipedomani adalah tata bahasa Inggris Amerika dan Inggris Britania Raya (British).
Dari penjelasan di atas sudah sangat jelas mengapa bahasa inggris dapat menjadi bahasa internasional yang diakui oleh semua negara di berbagai belahan dunia. Jika dikatakan global versus regional dalam hal komunikasi atau bahasa mungkin bahasa regional tidak dapat disetarakan dengan bahasa global. Namun dari hal ini lah yang seharusnya dapat memicu negara lainnya untuk dapat disetarakan dengan bahasa global seperti bahasa inggris. Di Indonesia sendiri, bahasa inggris adalah bahasa kedua yang dipelajari setelah bahasa indonesia. Lets see the history.....

Pada tahun 1960-an, ada dua kementrian yang mengurusi masalah pendidikan di Indonesia, yaitu Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan serta Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan. Celakanya, konon kedua pejabat tersebut saling berbeda pandangan, yang satu cenderung kiri yang lain cenderung nasionalis. Dan hal ini turut mempengaruhi perkembangan pendidikan di Indonesia.Kondisi politik 1960-an di mana faham komunis berjaya, membuat sebagian besar tenaga pengajar asing (khususnya dari negara barat) meninggalkan Indonesia, dan menciptakan kesenjangan proses perkembangan pendidikan. Kontroversi pengajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Sebagian pihak berpendapat mengajarkan bahasa Inggris pada siswa SD akan sangat bagus bagi perkembangan anak ke depannya. Namun di sisi lain, perbedaan kondisi sosial, ekonomi dan geo-politik daerah-daerah di Indonesia, menciptakan perbedaan kualitas sekolah dan latar belakang siswa, sehingga ada siswa-siswa yang jangankan berbahasa Inggris, bahasa Indonesia dasar saja mereka belum menguasai secara baik. Bahasa Inggris adalah bisnis yang besar. Jutaan dolar mengalir ke negara produsen material pengajaran Bahasa Inggris (USA, UK, Australia) dalam bentuk pembelian materi audio-visual, buku, sumber daya manusia dan lain-lain. Bantuan-bantuan dari negara tersebut di atas dalam bentuk proyek pelatihan bahasa Inggris, beasiswa dan sebagainya bukanlah ketulusan. Semakin banyak penguasa bahasa Inggris di negara ini, semakin mudah penyebaran faham dan ideologi mereka. Ditambah, hubungan ekonomi, politik, bisnis, akan lebih gampang jika dilakukan dalam bahasa yang sama.

Dari penjelasan diatas dapat kita lihat terdapat perdebatan mengenai masuknya bahasa inggris ke Indonesia, salah satu nya adalah takut kehilangan nasionalisme serta mempermudah bangsa Indonesia dengan budaya barat. Inilah hal yang akan saya bahas selanjutnya, Indeonesia adalah negara yang sangat unik, dapat dilihat dari keragaman suku,budaya,dan bahasa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Saya sangat memahami kegelisahan rakyat akan masuknya bahasa inggris ke Indonesia melihat banyak nya ragam suku, bahasa dan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Namun kembali kepada kodrat bahwa kita manusia hidup di dalam dunia yang aktif. Menurut saya “aktif” di sini adalah bahwa dunia tempat tinggal kita adalah dunia yang selalu mengalami perubahan dan peningkatan setiap hari nya. Perkembangan ini lah yang tidak dapat dihindari, dan karena tidak dapat dihindari untuk itu mau tidak mau kita harus dapat masuk kedalmnya namun dengan sikap hati yang menyikapi. Artinya bahasa Indonesia tidak akan tergantikan dengan bahasa apapun yang ada di negara lain sekalipun itu adalah bahasa global yang diakui secara internasional, begitu pun demikian dengan budaya yang ada di dalamnya. Tetapkan hati, sikap dan pikiran bahwa bahasa Indonesia serta segala kebudayaan yang ada dalam diri Indeonesia bersifat mutlak yang artinya tak dapat diubah apapun alasannya. Namun kita pun perlu belajar bahasa inggris, terlepas dari nasionalisme yang tetap dijunjung tinggi , kita pun perlu ikut berkembang seiring perkembangan zaman. Mengingat semakin dekat nya dengan perdagangan bebas yaitu adanya Masyarakt Economic Asean yang artinya akan semakin mudahnya kita dalam menjalin hubungan dan komunikasi deengan negara lain, untuk itu kita pun perlu belajar bahasa internasional ini. Tentu hal ini penting agar kita pun dapat saling berkomunikasi dengan para lawan bicara yang bukan saja dari dalam negeri namun akan banyak menjalin hubungan dengan mereka para orang-orang asing dari berbagai negara lainnya. Bahasa Inggris pada masyarakat Indonesia sangat berkembang hingga saat ini. Masyarakat yang mengenal bidang teknologi tentu tidak asing lagi dengan kata download atau upload pada situs-situs internet. Terlebih, dengan maraknya situs jejaring sosial saat ini secara tidak langsung berdampak pada penggunaan bahasa serapan yang semakin berkembang. Selain itu, pada teknologi komunikasi juga tidak asing lagi dengan kata SMS (Short Message System), missed call, e-mail dan sim card. Pada kenyataannya, bahasa serapan telah muncul jauh sebelum teknologi berkembang pesat, contohnya penggunaan kata shampo, aktif, sistem dan sukses. Bahasa Inggris diserap sedemikian rupa dengan bentukan yang lebih sederhana hingga sangat mudah diucapkan dan digunakan oleh masyarakat. Fakta tersebut secara kasat mata memang terlihat memberi kemudahan masyarakat dalam proses komunikasi. Namun, ada yang beranggapan bahwa secara tidak langsung penyerapan bahasa Inggris secara utuh dan terus-menerus akan mengikis kosa kata bahasa Indonesia yang sudah jarang digunakan. Bahasa Inggris sebagai bahasa yang digunakan dalam teknologi sangat sering memunculkan istilah-istilah baru. Jika masyarakat menerima begitu saja, maka kosa kata bahasa Indonesia yang sebenarnya mampu  mengungkapkan makna istilah tersebut akan dibuang begitu saja dan akan hilang dengan sendirinya. Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa masyarakat Indonesia sebagai pengguna bahasa Indonesia asli sudah selayaknya mengembangkan bahasa Indonesia dalam komunikasi kehidupan sehari-hari maupun dalam perannya sebagai bahasa internasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, bahasa Indonesia sebaiknya digunakan untuk mengungkapkan konsep baru yang dibawa oleh bahasa Inggris, bukan malah menyerap bahasa Inggris secara terus menerus. Bahasa Inggris yang terus tertanam dalam kosa kata bahasa Indonesia akan membuat bahasa Indonesia seperti campuran bahasa yang tidak memiliki karakter. Inilah yang menjadi perdebatan panjang saat-saat ini.

Dari hal tersebut diatas dapat dengan jelas dilihat perbedaannya antara bahasa inggris versus bahasa indonesia. Namun menurut saya hal ini harus dapat disikapi secara positif dimana bahasa indonesia pun tak kalah penting dengan bahasa global yang diakui oleh berbagai negara yaitu bahasa inggris. Namun bukan berarti masyarakat Indonesia tidak dapat belajar bahasa asing seperti bahasa inggris. Justru hal utama yang paling penting adalah bahwa kita tetap menjunjung tinggi bahasa nasional kita dan tidak juga menutup diri untuk mempelajari bahasa inggris maupun bahasa asing lainnya dari berbagai negara. Hal ini penting agar kita yang walaupun warga negara Indonesia yang merupakan negara berkembang namun tetap dapat ikut bersaing dan dapat dijadikan perhitungan dengan negara maju sekalipun. Ini sangat baik bagi perkembangan kemampuan berkomunikasi masyarakat Indonesia. Sehingga para pesaing dari berbagai negara asing tidak lagi menjadi ancaman bagi Indonesia melainkan merupakan kesempatan bagi kita untuk mencoba dan melatih kemampuan berkomunikasi kita dengan mereka. Atau bahkan mulai memperkenalkan bahasa Indonesia serta kebudayaan yang ada di dalmnya ke negara-negara asing lainnya.

Sumber        : https://odebhora.wordpress.com/2012/05/21/sejarah-bahasa-inggris-menjadi-bahasa-internasional/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar