Nama : Anita Silvi Yanti
Kelas : 4EB09
NPM :
20211935
Tugas : Akuntansi Internasional ( Softskill )
GLOBAL
VS REGIONAL
Berbicara
tentang global dan regional pasti tidak lepas dari adanya kemajuan dan
perkembangan zaman yang begitu pesat. Saat ini segala bidang kehidupan manusia
sudah mengalami perkembangan yang sangat cepat, dan hal ini tak dapat
dihindari. Untuk itu dalam tulisan saya kali ini saya akan membahas global vs
regional dalam bidang yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat yaitu dalam
hal komunikasi. Menurut saya komunikasi adalah salah satu hal yang paling
penting dalam setiap aspek kehidupan. Salah satu ciri manusia disebut mahkluk
sosial adalah bahwa manusia saling berkomunikasi satu sama lain. Saya tertarik
sekali membahas masalah komunikasi ini karena hal ini merupakan
pusat untuk kita dapat menjalin hubungan satu sama lain dalam berbagai bidang,
hal ini juga telah banyak menimbulkan perdebatan dan dibutuhkan perbincangan
yang secara mendalam.
Jika
dihubungkan dengan global versus regional, komunikasi ini sangat berhubungan
dengan bahasa. Bahasa yang kita pakai untuk memudahkan kita dapat saling
berkomunikasi satu sama lain. Secara global bahasa yang diakui oleh hampir
seluruh dunia dan disebut sebagai bahasa internasional adalah bahasa inggris
(USA) sedangkan dari regional adalah bahasa yang diakui oleh berbagai negara
lainnya yang dijadikan sebagai bahasa nasional setiap negara tersebut.
Berbicara tentang komunikasi tentu tidak lepas dari bahasa yang digunakan agar
dapat terjalin komunikasi yang aktif. Menurut saya komunikasi yang aktif itu
adalah komunikasi yang mendapatkan umpan balik atau respon balik dari lawan
bicara. Mengapa bahasa inggris dapat menjadi bahasa internasional yang hampir
semua negara mengakuinya????. Lets see to the history......
Sejarah
asal mula bahasa inggris sangatlah panjang untuk menjadi bahasa Internasional.
bahkan bahasa ini menjadi kurikulum wajib bagi seluruh dasar dan menengah di
seluruh belahan Dunia dan menjadi bahasa yang paling banyak dipakai oleh
manusia sepanjang peradaban manusia.Asal mula Bahasa Inggris adalah bahasa
Jermanik Barat, yang berasal dari Inggris. Bahasa ini merupakan kombinasi
antara beberapa bahasa lokal yang dipakai oleh orang-orang Norwegia, Denmark,
dan Anglo-Saxon dari abad ke-6 sampai 10. Lalu pada tahun 1066 dengan
ditaklukkan Inggris oleh William the Conquer or, sang penakluk dari Normandia,
Perancis Utara, maka bahasa Inggris dengan sangat intensif mulai dipengaruhi
bahasa Latin dan bahasa Perancis. Dari seluruh kosakata bahasa Inggris modern,
diperkirakan ±50% berasal dari bahasa Perancis dan Latin. Bahasa Inggris
tergolong rumpun bahasa Jermanik dan terutama dari cabang Jermanik Barat.
Kerabat terdekatnya adalah bahasa Frieshland. Selain itu bahasa Belanda
(termasuk pula bahasa Jerman hilir lainnya) juga masih dekat. Bahasa Jerman
(bahasa Jerman hulu) agak lebih jauh lagi. Tetapi dari semua bahasa Jermanik,
bahasa inggris adalah bahasa yang paling lian secara tata bahasa dan kosakata
dari semua bahasa Jermanik. Kosakata bahasa inggris banyak dipengaruhi oleh
bahasa Perancis yang masuk melalui penaklukan bangsa Norman dan belakangan
melalui penggunaan bahasa Perancis sebagai bahasa resmi selama beberapa abad di
lingkungan pemerintahan. Bahasa inggris juga adalah merupakan bahasa pertama di
Amerika Serikat,Antigua, dan Barbuda. Australia, Bahama, Barbados, Bermuda,
Britania Raya, Guyana, Jamaika, Saint Kitts dan Nevis, Selandia Baru dan
Trinidad dan Tobago. Selain itu bahasa inggris juga merupakan salah satu bahasa
resmi di organisasi internasional seperti PBB dan Komite Olimpiade
Internasional, serta bahasa resmi di berbagai negara seperti Afrika Selatan,
Belize, Filipina, Hongkong, Irlandia, Kanada, Nigeria, Singapura dan lainnya.
Di dunia, bahasa inggris adalah bahasa kedua pertama yang dipelajari. Bahasa
Inggris bisa menyebar karena pengaruh politik dan imperialisme Inggris dan
selanjutnya Britania Raya di dunia. Salah satu pepatah Inggris zaman dahulu
mengenai kerajaan Inggris yang disebut Imperium Britania (British Empire)
adalah tempat “Matahari yang tidak pernah terbenam” (“where the sun never
sets”).Tata bahasa Inggris memiliki variasi dalam struktur dan penggunaannya,
itu tergantung tradisi y ang digunakan oleh suatu negara yang dipengaruhi oleh
bahasa asli dari negara tersebut. Secara umum, tata bahasa yang dipedomani
adalah tata bahasa Inggris Amerika dan Inggris Britania Raya (British).
Dari penjelasan di atas
sudah sangat jelas mengapa bahasa inggris dapat menjadi bahasa internasional
yang diakui oleh semua negara di berbagai belahan dunia. Jika dikatakan global
versus regional dalam hal komunikasi atau bahasa mungkin bahasa regional tidak
dapat disetarakan dengan bahasa global. Namun dari hal ini lah yang seharusnya
dapat memicu negara lainnya untuk dapat disetarakan dengan bahasa global seperti
bahasa inggris. Di Indonesia sendiri, bahasa inggris adalah bahasa kedua yang
dipelajari setelah bahasa indonesia. Lets see the history.....
Pada
tahun 1960-an, ada dua kementrian yang mengurusi masalah pendidikan di
Indonesia, yaitu Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan serta Menteri
Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan. Celakanya, konon kedua pejabat tersebut
saling berbeda pandangan, yang satu cenderung kiri yang lain cenderung
nasionalis. Dan hal ini turut mempengaruhi perkembangan pendidikan di Indonesia.Kondisi
politik 1960-an di mana faham komunis berjaya, membuat sebagian besar tenaga
pengajar asing (khususnya dari negara barat) meninggalkan Indonesia, dan
menciptakan kesenjangan proses perkembangan pendidikan. Kontroversi pengajaran
Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Sebagian pihak berpendapat mengajarkan bahasa
Inggris pada siswa SD akan sangat bagus bagi perkembangan anak ke depannya.
Namun di sisi lain, perbedaan kondisi sosial, ekonomi dan geo-politik
daerah-daerah di Indonesia, menciptakan perbedaan kualitas sekolah dan latar
belakang siswa, sehingga ada siswa-siswa yang jangankan berbahasa Inggris,
bahasa Indonesia dasar saja mereka belum menguasai secara baik. Bahasa Inggris
adalah bisnis yang besar. Jutaan dolar mengalir ke negara produsen material
pengajaran Bahasa Inggris (USA, UK, Australia) dalam bentuk pembelian materi
audio-visual, buku, sumber daya manusia dan lain-lain. Bantuan-bantuan dari
negara tersebut di atas dalam bentuk proyek pelatihan bahasa Inggris, beasiswa
dan sebagainya bukanlah ketulusan. Semakin banyak penguasa bahasa Inggris di
negara ini, semakin mudah penyebaran faham dan ideologi mereka. Ditambah,
hubungan ekonomi, politik, bisnis, akan lebih gampang jika dilakukan dalam
bahasa yang sama.
Dari
penjelasan diatas dapat kita lihat terdapat perdebatan mengenai masuknya bahasa
inggris ke Indonesia, salah satu nya adalah takut kehilangan nasionalisme serta
mempermudah bangsa Indonesia dengan budaya barat. Inilah hal yang akan saya
bahas selanjutnya, Indeonesia adalah negara yang sangat unik, dapat dilihat
dari keragaman suku,budaya,dan bahasa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Saya
sangat memahami kegelisahan rakyat akan masuknya bahasa inggris ke Indonesia
melihat banyak nya ragam suku, bahasa dan budaya yang dimiliki oleh bangsa
Indonesia. Namun kembali kepada kodrat bahwa kita manusia hidup di dalam dunia
yang aktif. Menurut saya “aktif” di sini adalah bahwa dunia tempat tinggal kita
adalah dunia yang selalu mengalami perubahan dan peningkatan setiap hari nya.
Perkembangan ini lah yang tidak dapat dihindari, dan karena tidak dapat
dihindari untuk itu mau tidak mau kita harus dapat masuk kedalmnya namun dengan
sikap hati yang menyikapi. Artinya bahasa Indonesia tidak akan tergantikan
dengan bahasa apapun yang ada di negara lain sekalipun itu adalah bahasa global
yang diakui secara internasional, begitu pun demikian dengan budaya yang ada di
dalamnya. Tetapkan hati, sikap dan pikiran bahwa bahasa Indonesia serta segala
kebudayaan yang ada dalam diri Indeonesia bersifat mutlak yang artinya tak
dapat diubah apapun alasannya. Namun kita pun perlu belajar bahasa inggris,
terlepas dari nasionalisme yang tetap dijunjung tinggi , kita pun perlu ikut
berkembang seiring perkembangan zaman. Mengingat semakin dekat nya dengan perdagangan
bebas yaitu adanya Masyarakt Economic Asean yang artinya akan semakin mudahnya
kita dalam menjalin hubungan dan komunikasi deengan negara lain, untuk itu kita
pun perlu belajar bahasa internasional ini. Tentu hal ini penting agar kita pun
dapat saling berkomunikasi dengan para lawan bicara yang bukan saja dari dalam
negeri namun akan banyak menjalin hubungan dengan mereka para orang-orang asing
dari berbagai negara lainnya. Bahasa Inggris pada masyarakat Indonesia sangat
berkembang hingga saat ini. Masyarakat yang mengenal bidang teknologi tentu
tidak asing lagi dengan kata download atau upload pada
situs-situs internet. Terlebih, dengan maraknya situs jejaring sosial saat ini
secara tidak langsung berdampak pada penggunaan bahasa serapan yang semakin berkembang.
Selain itu, pada teknologi komunikasi juga tidak asing lagi dengan
kata SMS (Short Message System), missed call, e-mail dan sim
card. Pada kenyataannya, bahasa serapan telah muncul jauh sebelum teknologi
berkembang pesat, contohnya penggunaan kata shampo, aktif, sistem dan sukses.
Bahasa Inggris diserap sedemikian rupa dengan bentukan yang lebih sederhana
hingga sangat mudah diucapkan dan digunakan oleh masyarakat. Fakta tersebut
secara kasat mata memang terlihat memberi kemudahan masyarakat dalam proses
komunikasi. Namun, ada yang beranggapan bahwa secara tidak langsung penyerapan
bahasa Inggris secara utuh dan terus-menerus akan mengikis kosa kata bahasa
Indonesia yang sudah jarang digunakan. Bahasa Inggris sebagai bahasa yang
digunakan dalam teknologi sangat sering memunculkan istilah-istilah baru. Jika
masyarakat menerima begitu saja, maka kosa kata bahasa Indonesia yang
sebenarnya mampu mengungkapkan makna istilah tersebut akan dibuang begitu
saja dan akan hilang dengan sendirinya. Ada beberapa pendapat yang mengatakan
bahwa masyarakat Indonesia sebagai pengguna bahasa Indonesia asli sudah
selayaknya mengembangkan bahasa Indonesia dalam komunikasi kehidupan
sehari-hari maupun dalam perannya sebagai bahasa internasional. Untuk mencapai
tujuan tersebut, bahasa Indonesia sebaiknya digunakan untuk mengungkapkan
konsep baru yang dibawa oleh bahasa Inggris, bukan malah menyerap bahasa
Inggris secara terus menerus. Bahasa Inggris yang terus tertanam dalam kosa
kata bahasa Indonesia akan membuat bahasa Indonesia seperti campuran bahasa
yang tidak memiliki karakter. Inilah yang menjadi perdebatan panjang saat-saat
ini.
Dari
hal tersebut diatas dapat dengan jelas dilihat perbedaannya antara bahasa
inggris versus bahasa indonesia. Namun menurut saya hal ini harus dapat
disikapi secara positif dimana bahasa indonesia pun tak kalah penting dengan
bahasa global yang diakui oleh berbagai negara yaitu bahasa inggris. Namun
bukan berarti masyarakat Indonesia tidak dapat belajar bahasa asing seperti
bahasa inggris. Justru hal utama yang paling penting adalah bahwa kita tetap
menjunjung tinggi bahasa nasional kita dan tidak juga menutup diri untuk
mempelajari bahasa inggris maupun bahasa asing lainnya dari berbagai negara.
Hal ini penting agar kita yang walaupun warga negara Indonesia yang merupakan
negara berkembang namun tetap dapat ikut bersaing dan dapat dijadikan
perhitungan dengan negara maju sekalipun. Ini sangat baik bagi perkembangan
kemampuan berkomunikasi masyarakat Indonesia. Sehingga para pesaing dari berbagai
negara asing tidak lagi menjadi ancaman bagi Indonesia melainkan merupakan
kesempatan bagi kita untuk mencoba dan melatih kemampuan berkomunikasi kita
dengan mereka. Atau bahkan mulai memperkenalkan bahasa Indonesia serta
kebudayaan yang ada di dalmnya ke negara-negara asing lainnya.
Sumber
: https://odebhora.wordpress.com/2012/05/21/sejarah-bahasa-inggris-menjadi-bahasa-internasional/