Kamis, 30 April 2015

GLOBAL VS REGIONAL

Nama  : Anita Silvi Yanti
Kelas   : 4EB09
NPM   : 20211935
Tugas  : Akuntansi Internasional ( Softskill )

GLOBAL VS REGIONAL
            Berbicara tentang global dan regional pasti tidak lepas dari adanya kemajuan dan perkembangan zaman yang begitu pesat. Saat ini segala bidang kehidupan manusia sudah mengalami perkembangan yang sangat cepat, dan hal ini tak dapat dihindari. Untuk itu dalam tulisan saya kali ini saya akan membahas global vs regional dalam bidang yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat yaitu dalam hal komunikasi. Menurut saya komunikasi adalah salah satu hal yang paling penting dalam setiap aspek kehidupan. Salah satu ciri manusia disebut mahkluk sosial adalah bahwa manusia saling berkomunikasi satu sama lain. Saya tertarik sekali membahas masalah komunikasi ini karena  hal ini merupakan pusat untuk kita dapat menjalin hubungan satu sama lain dalam berbagai bidang, hal ini juga telah banyak menimbulkan perdebatan dan dibutuhkan perbincangan yang secara mendalam.
            Jika dihubungkan dengan global versus regional, komunikasi ini sangat berhubungan dengan bahasa. Bahasa yang kita pakai untuk memudahkan kita dapat saling berkomunikasi satu sama lain. Secara global bahasa yang diakui oleh hampir seluruh dunia dan disebut sebagai bahasa internasional adalah bahasa inggris (USA) sedangkan dari regional adalah bahasa yang diakui oleh berbagai negara lainnya yang dijadikan sebagai bahasa nasional setiap negara tersebut. Berbicara tentang komunikasi tentu tidak lepas dari bahasa yang digunakan agar dapat terjalin komunikasi yang aktif. Menurut saya komunikasi yang aktif itu adalah komunikasi yang mendapatkan umpan balik atau respon balik dari lawan bicara. Mengapa bahasa inggris dapat menjadi bahasa internasional yang hampir semua negara mengakuinya????. Lets see to the history......

Sejarah asal mula bahasa inggris sangatlah panjang untuk menjadi bahasa Internasional. bahkan bahasa ini menjadi kurikulum wajib bagi seluruh dasar dan menengah di seluruh belahan Dunia dan menjadi bahasa yang paling banyak dipakai oleh manusia sepanjang peradaban manusia.Asal mula Bahasa Inggris adalah bahasa Jermanik Barat, yang berasal dari Inggris. Bahasa ini merupakan kombinasi antara beberapa bahasa lokal yang dipakai oleh orang-orang Norwegia, Denmark, dan Anglo-Saxon dari abad ke-6 sampai 10. Lalu pada tahun 1066 dengan ditaklukkan Inggris oleh William the Conquer or, sang penakluk dari Normandia, Perancis Utara, maka bahasa Inggris dengan sangat intensif mulai dipengaruhi bahasa Latin dan bahasa Perancis. Dari seluruh kosakata bahasa Inggris modern, diperkirakan ±50% berasal dari bahasa Perancis dan Latin. Bahasa Inggris tergolong rumpun bahasa Jermanik dan terutama dari cabang Jermanik Barat. Kerabat terdekatnya adalah bahasa Frieshland. Selain itu bahasa Belanda (termasuk pula bahasa Jerman hilir lainnya) juga masih dekat. Bahasa Jerman (bahasa Jerman hulu) agak lebih jauh lagi. Tetapi dari semua bahasa Jermanik, bahasa inggris adalah bahasa yang paling lian secara tata bahasa dan kosakata dari semua bahasa Jermanik. Kosakata bahasa inggris banyak dipengaruhi oleh bahasa Perancis yang masuk melalui penaklukan bangsa Norman dan belakangan melalui penggunaan bahasa Perancis sebagai bahasa resmi selama beberapa abad di lingkungan pemerintahan. Bahasa inggris juga adalah merupakan bahasa pertama di Amerika Serikat,Antigua, dan Barbuda. Australia, Bahama, Barbados, Bermuda, Britania Raya, Guyana, Jamaika, Saint Kitts dan Nevis, Selandia Baru dan Trinidad dan Tobago. Selain itu bahasa inggris juga merupakan salah satu bahasa resmi di organisasi internasional seperti PBB dan Komite Olimpiade Internasional, serta bahasa resmi di berbagai negara seperti Afrika Selatan, Belize, Filipina, Hongkong, Irlandia, Kanada, Nigeria, Singapura dan lainnya. Di dunia, bahasa inggris adalah bahasa kedua pertama yang dipelajari. Bahasa Inggris bisa menyebar karena pengaruh politik dan imperialisme Inggris dan selanjutnya Britania Raya di dunia. Salah satu pepatah Inggris zaman dahulu mengenai kerajaan Inggris yang disebut Imperium Britania (British Empire) adalah tempat “Matahari yang tidak pernah terbenam” (“where the sun never sets”).Tata bahasa Inggris memiliki variasi dalam struktur dan penggunaannya, itu tergantung tradisi y ang digunakan oleh suatu negara yang dipengaruhi oleh bahasa asli dari negara tersebut. Secara umum, tata bahasa yang dipedomani adalah tata bahasa Inggris Amerika dan Inggris Britania Raya (British).
Dari penjelasan di atas sudah sangat jelas mengapa bahasa inggris dapat menjadi bahasa internasional yang diakui oleh semua negara di berbagai belahan dunia. Jika dikatakan global versus regional dalam hal komunikasi atau bahasa mungkin bahasa regional tidak dapat disetarakan dengan bahasa global. Namun dari hal ini lah yang seharusnya dapat memicu negara lainnya untuk dapat disetarakan dengan bahasa global seperti bahasa inggris. Di Indonesia sendiri, bahasa inggris adalah bahasa kedua yang dipelajari setelah bahasa indonesia. Lets see the history.....

Pada tahun 1960-an, ada dua kementrian yang mengurusi masalah pendidikan di Indonesia, yaitu Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan serta Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan. Celakanya, konon kedua pejabat tersebut saling berbeda pandangan, yang satu cenderung kiri yang lain cenderung nasionalis. Dan hal ini turut mempengaruhi perkembangan pendidikan di Indonesia.Kondisi politik 1960-an di mana faham komunis berjaya, membuat sebagian besar tenaga pengajar asing (khususnya dari negara barat) meninggalkan Indonesia, dan menciptakan kesenjangan proses perkembangan pendidikan. Kontroversi pengajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Sebagian pihak berpendapat mengajarkan bahasa Inggris pada siswa SD akan sangat bagus bagi perkembangan anak ke depannya. Namun di sisi lain, perbedaan kondisi sosial, ekonomi dan geo-politik daerah-daerah di Indonesia, menciptakan perbedaan kualitas sekolah dan latar belakang siswa, sehingga ada siswa-siswa yang jangankan berbahasa Inggris, bahasa Indonesia dasar saja mereka belum menguasai secara baik. Bahasa Inggris adalah bisnis yang besar. Jutaan dolar mengalir ke negara produsen material pengajaran Bahasa Inggris (USA, UK, Australia) dalam bentuk pembelian materi audio-visual, buku, sumber daya manusia dan lain-lain. Bantuan-bantuan dari negara tersebut di atas dalam bentuk proyek pelatihan bahasa Inggris, beasiswa dan sebagainya bukanlah ketulusan. Semakin banyak penguasa bahasa Inggris di negara ini, semakin mudah penyebaran faham dan ideologi mereka. Ditambah, hubungan ekonomi, politik, bisnis, akan lebih gampang jika dilakukan dalam bahasa yang sama.

Dari penjelasan diatas dapat kita lihat terdapat perdebatan mengenai masuknya bahasa inggris ke Indonesia, salah satu nya adalah takut kehilangan nasionalisme serta mempermudah bangsa Indonesia dengan budaya barat. Inilah hal yang akan saya bahas selanjutnya, Indeonesia adalah negara yang sangat unik, dapat dilihat dari keragaman suku,budaya,dan bahasa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Saya sangat memahami kegelisahan rakyat akan masuknya bahasa inggris ke Indonesia melihat banyak nya ragam suku, bahasa dan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Namun kembali kepada kodrat bahwa kita manusia hidup di dalam dunia yang aktif. Menurut saya “aktif” di sini adalah bahwa dunia tempat tinggal kita adalah dunia yang selalu mengalami perubahan dan peningkatan setiap hari nya. Perkembangan ini lah yang tidak dapat dihindari, dan karena tidak dapat dihindari untuk itu mau tidak mau kita harus dapat masuk kedalmnya namun dengan sikap hati yang menyikapi. Artinya bahasa Indonesia tidak akan tergantikan dengan bahasa apapun yang ada di negara lain sekalipun itu adalah bahasa global yang diakui secara internasional, begitu pun demikian dengan budaya yang ada di dalamnya. Tetapkan hati, sikap dan pikiran bahwa bahasa Indonesia serta segala kebudayaan yang ada dalam diri Indeonesia bersifat mutlak yang artinya tak dapat diubah apapun alasannya. Namun kita pun perlu belajar bahasa inggris, terlepas dari nasionalisme yang tetap dijunjung tinggi , kita pun perlu ikut berkembang seiring perkembangan zaman. Mengingat semakin dekat nya dengan perdagangan bebas yaitu adanya Masyarakt Economic Asean yang artinya akan semakin mudahnya kita dalam menjalin hubungan dan komunikasi deengan negara lain, untuk itu kita pun perlu belajar bahasa internasional ini. Tentu hal ini penting agar kita pun dapat saling berkomunikasi dengan para lawan bicara yang bukan saja dari dalam negeri namun akan banyak menjalin hubungan dengan mereka para orang-orang asing dari berbagai negara lainnya. Bahasa Inggris pada masyarakat Indonesia sangat berkembang hingga saat ini. Masyarakat yang mengenal bidang teknologi tentu tidak asing lagi dengan kata download atau upload pada situs-situs internet. Terlebih, dengan maraknya situs jejaring sosial saat ini secara tidak langsung berdampak pada penggunaan bahasa serapan yang semakin berkembang. Selain itu, pada teknologi komunikasi juga tidak asing lagi dengan kata SMS (Short Message System), missed call, e-mail dan sim card. Pada kenyataannya, bahasa serapan telah muncul jauh sebelum teknologi berkembang pesat, contohnya penggunaan kata shampo, aktif, sistem dan sukses. Bahasa Inggris diserap sedemikian rupa dengan bentukan yang lebih sederhana hingga sangat mudah diucapkan dan digunakan oleh masyarakat. Fakta tersebut secara kasat mata memang terlihat memberi kemudahan masyarakat dalam proses komunikasi. Namun, ada yang beranggapan bahwa secara tidak langsung penyerapan bahasa Inggris secara utuh dan terus-menerus akan mengikis kosa kata bahasa Indonesia yang sudah jarang digunakan. Bahasa Inggris sebagai bahasa yang digunakan dalam teknologi sangat sering memunculkan istilah-istilah baru. Jika masyarakat menerima begitu saja, maka kosa kata bahasa Indonesia yang sebenarnya mampu  mengungkapkan makna istilah tersebut akan dibuang begitu saja dan akan hilang dengan sendirinya. Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa masyarakat Indonesia sebagai pengguna bahasa Indonesia asli sudah selayaknya mengembangkan bahasa Indonesia dalam komunikasi kehidupan sehari-hari maupun dalam perannya sebagai bahasa internasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, bahasa Indonesia sebaiknya digunakan untuk mengungkapkan konsep baru yang dibawa oleh bahasa Inggris, bukan malah menyerap bahasa Inggris secara terus menerus. Bahasa Inggris yang terus tertanam dalam kosa kata bahasa Indonesia akan membuat bahasa Indonesia seperti campuran bahasa yang tidak memiliki karakter. Inilah yang menjadi perdebatan panjang saat-saat ini.

Dari hal tersebut diatas dapat dengan jelas dilihat perbedaannya antara bahasa inggris versus bahasa indonesia. Namun menurut saya hal ini harus dapat disikapi secara positif dimana bahasa indonesia pun tak kalah penting dengan bahasa global yang diakui oleh berbagai negara yaitu bahasa inggris. Namun bukan berarti masyarakat Indonesia tidak dapat belajar bahasa asing seperti bahasa inggris. Justru hal utama yang paling penting adalah bahwa kita tetap menjunjung tinggi bahasa nasional kita dan tidak juga menutup diri untuk mempelajari bahasa inggris maupun bahasa asing lainnya dari berbagai negara. Hal ini penting agar kita yang walaupun warga negara Indonesia yang merupakan negara berkembang namun tetap dapat ikut bersaing dan dapat dijadikan perhitungan dengan negara maju sekalipun. Ini sangat baik bagi perkembangan kemampuan berkomunikasi masyarakat Indonesia. Sehingga para pesaing dari berbagai negara asing tidak lagi menjadi ancaman bagi Indonesia melainkan merupakan kesempatan bagi kita untuk mencoba dan melatih kemampuan berkomunikasi kita dengan mereka. Atau bahkan mulai memperkenalkan bahasa Indonesia serta kebudayaan yang ada di dalmnya ke negara-negara asing lainnya.

Sumber        : https://odebhora.wordpress.com/2012/05/21/sejarah-bahasa-inggris-menjadi-bahasa-internasional/


Minggu, 05 April 2015

Mengapa Akuntansi Internasional ?


TULISAN 1  (Akuntansi Internasional)
Nama : Anita Silvi Yanti
Kelas : 4EB09
NPM : 20211935

MENGAPA AKUNTANSI INTERNASIONAL?
LATAR BELAKANG
Akuntansi internasional telah mencapai posisi yang penting dalam bidang akuntansi secara umum, sebagai upaya untuk menanggapi tuntutan globalisasi ekonomi, meningkatnya jumlah perusahaan multinasional dan para pengguna informasi bertaraf internasional.Selama belum ada keseragaman, bidang akuntansi internasional merupakan subyek peningkatan penelitian yang mendalam baik secara empiris maupun teoritis untuk menyelidiki banyaknya isu-isu akuntansi internasional yang berhubungan dengan keuangan maupun manajerial. Penyelidikan yang dilakukan adalah sama halnya dengan penyelidikan terhadap isu penyusunan standar baik di negara berkembang maupun negara maju. Fungsi akuntansi yang demikian penting dalam kehidupan bisnis dan keuangan, menunjukkan bahwa akuntansi dalam masyarakat bisnis/internasional melakukan fungsi jasa. Akuntansi harus tanggap terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berubah dan harus mencerminkan kondisi budaya, ekonomi, hukum, sosial dan politik dari masyarakat tempat dia beroperasi. Dengan demikian akuntansi harus berada tetap dalam kedudukannya yang berguna secara teknis dan sosial.
Sampai saat sekarang ini, negara barat masih gencar mempromosikan perlunya harmonisasi standar akuntansi internasional. Tujuan utama upaya tersebut adalah untuk meningkatkan daya banding (comparability) laporan keuangan terutama bagi perusahaan multinasional yang beroperasi di berbagai belahan dunia. Tidak mengherankan jika pihak barat membentuk suatu badan yang dinamakan International Accounting Standard Committee (IASC), yang sekarang berubah namanya menjadi International Accounting Standard Board (IASB). Badan ini bertugas menghasilkan standar akuntansi internasional (International Financial Reporting Standards-IFRS). Meskipun keanggotaan badan tersebut melibatkan negara negara berkembang, negara barat/kapitalis seperti Amerika, Inggris, Kanada dan Australia tetap mendominasi konsep akuntansi dan standar akuntansi yang dihasilkan. Akibatnya, standar akuntansi tersebut umumnya didasari pada konsep ekonomi kapitalis yang kemungkinan bertentangan dengan kondisi sosial, ekonomi dan budaya negara berkembang dan khususnya ada yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Tulisan ini dimaksudkan untuk menganalisis secara kritis upaya harmonisasi standar akuntansi internasional dari perspektif nilai-nilai Islam dan alternatif pendekatan untuk menghasilkan standar akuntansi yang bernuansa Islam.
Ada 3 kekuatan utama yang mendorong bidang akuntansi kedalam dimensi internasional yang terus tumbuh. Kekuatan kekuatan itu adalah (1) Faktor lingkungan, (2) Internasionalisasi dan disiplin akuntansi, dan (3)internasionalisasi dari profesi akuntansi. Faktor-Faktor Lingkungan Baik Negara maju atau Negara berkembang besar atau kecil pada belahan bumi yang satu ataupun yang lain, semuanya mengalami hubungan internasional yang lebih erat dan ketergantungan ekonomi yang tinggi. Ada 15 faktor lingkungan yang memberi dampak pada akuntansi. Pemilihan bersifat subyektif dan daftarnya bisa berubah dengan berlalunya waktu.
1.     Internasionalisasi Disiplin Akuntansi Tiga faktor Kunci telah memainkan peranan yang menentukan dalam internasionalisme (bidang atau disiplin) akuntansi: Spesialisasi Seperti halnya ilmu kedokteran, pada saat ini spesialisasi dalam akuntansi adalah suatu fakta misal di USA dan Jerman.akuntansi internasionak adalah satu bidang keahlian yang diakui dalam bidang akuntasi bersama-sama dengan akuntansi pemerintahan, akuntansi perpajakan, auditing, akuntansi manajemen, akuntansi perilaku dan sistem informasi.
2.    Sifat internasional dari sejumlah masalah teknis Perdagangan internasional, operasi bisnis multinasinal, investasi asing dan transaksi-transaksi pasar merupakan masalah yang unik dalam internasionalisme akuntansi
3.  Alasan historis Sejarah akuntansi adalah sejarah internasional .Pembukuan double entry yang dianggap sebagai asal mula akuntansi yang ada sekarang yang bermigrasi ke beberapa negara termasuk indonesia. Wansan akuntasi dengan demikian, bersifat internasional. 
DEFINISI AKUNTANSI INTERNASIONAL :
Akuntansi internasional telah mencapai posisi yang penting dalam bidang akuntansi secara umum, sebagai upaya untuk menanggapi tuntutan globalisasi ekonomi, meningkatnya jumlah perusahaan multinasional dan para pengguna informasi bertaraf internasional. Selama belum ada keseragaman, bidang akuntansi internasional merupakan subyek peningkatan penelitian yang mendalam baik secara empiris maupun teoritis untuk menyelidiki banyaknya isu-isu akuntansi internasional yang berhubungan dengan keuangan maupun manajerial. Penyelidikan yang dilakukan adalah sama halnya dengan penyelidikan terhadap isu penyusunan standar baik di negara berkembang maupun negara maju.
Definisi Akuntansi Internasional Ada semacam kebingungan yang nyata dalam literatur tentang arti akuntansi internasional, yaitu berbagai cakupan berbeda merupakan bukti terlibatnya definisi-definisi. Klarifikasi atas definisi oleh Weirich ada 3 komponen pokok :
1.Akuntansi untuk perusahaan induk dan anak perusahaan yang berada di negara lain.
2.Akuntansi komparatif atau akuntansi internasional.
3.Akuntansi dunia atau akuntansi bersifat umum.
Akuntansi untuk perusahaan induk dan anak perusahaan di negara lain, mungkin dapat diterapkan dengan merujuk praktik-praktik akuntansi di negara/domisili tertentu. Dan munculnya masalah perbedaan akuntansi dan prinsip-prinsip akuntansiyang akan digunakan, tergantung pada prinsip akuntansi negara mana yang akan diikuti sebagai referensi tujuan pengubahan dan penyesuaian.
TUJUAN AKUNTANSI INTERNASIONAL
1.      Mengidentifikasi sejarah perkembangan akuntansi internasional
2.      Memperkenalkan berbagai perbedaan nasional dalam sistem akuntansi di dunia
3.      Meringkas evolusi bisnis sampai zaman modern
4.      Membahas pentingnya dimensi akuntansi dalam bisnis global dan topik-topik penting yang membentuk akuntansi internasional

MANFAAT AKUNTANSI INTERNASIONAL
Manfaat Akuntansi Internasional yaitu untuk membangun suatu standar dan struktur akuntansi internasional dimana hal tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan maupun keadaan, yang dimaksudkan untuk membantu mereka yang ingin membangun sistem pengendalian universal dengan tujuan membatasi aktivitas perusahaan-perusahaan multinasional yang aa di masing-masing Negara.

 KONVERGENSI HARMONISASI DAN IFRS AKUNTANSI INTERNASIONAL
Di dalam akuntansi keuangan dikenal adanya standar yang harus dipatuhi dalam pembuatan laporan keuangan. Standar tersebut diperlukan karena banyaknya pengguna laporan keuangan, bahkan untuk satu laporan keuangan yang sama. Jika tidak terdapat standar, perusahaan dapat saja menyajikan laporan keuangan yang mereka miliki sesuai dengan kehendak mereka sendiri. Hal ini akan menjadi masalah bagi pengguna karena akan menyulitkan bagi mereka untuk memahami laporan keuangan yang ada.Standar yang ada untuk akuntansi keuangan dibuat oleh dewan standar di masing-masing negara. Dewan standar tersebut menyusun standar akuntansi yang berlaku di dalam negara tersebut dan dipakai oleh entitas yang ada di negara tersebut juga. Karena standar akuntansi dibuat dan disusun oleh masing-masing dewan standar di tiap negara, standar akuntansi antara satu negara dengan negara lain sangat mungkin berbeda.
Saat ini, ketika dunia bisnis dapat dikatakan hampir tanpa batas negara, sumber daya produksi (misal uang) yang dimiliki oleh seorang investor di satu negara tertentu dapat dipindahkan dengan mudah dan cepat ke negara misalnya melalui mekanisme bursa saham. Tentu saja akan timbul suatu masalah ketika standar akuntansi yang dipakai di negara tersebut berbeda dengan standar akuntansi yang dipakai di negara lain. Investor dan kreditor serta calon investor dan calon kreditor akan menemui banyak kesulitan dalam memahami laporan keuangan yang disajikan dengan standar yang berbeda-beda. Untuk mencegah munculnya permasalahan-permasalahan yang diakibatkan adanya perbedaan dalam standar akuntansi yang digunakan oleh berbagai negara, Dewan Komite Standar Akuntansi Internasional (Board of IASC) yang didirikan pada tahun 1973 mengeluarkan standar akuntansi internasional (IAS). Keluarnya IAS tersebut diikuti dengan beberapa intepretasi tentang IAS dalam bentuk SIC (Standing Intepretation Committee). Perkembangan selanjutnya adalah IASC membentuk IASC Foundation. Melalui IASC Foundation tersebut pengembangan standar akuntansi dan standar pelaporan memasuki tahap baru. Tahapan baru dalam pengembangan standar akuntansi dan pelaporan tersebut adalah dengan dibentuknya beberapa badan yang ada di bawah IASC Foundation.
Beberapa badan bentukan IASC Foundation adalah
1.      IASB (International Accounting Standard Board)
2.      IFRIC (International Financial Reporting Committee)
3.      SAC (Standard Advissory Committee).
4.       IASB berperan dalam menerbitkan standar akuntansi yang baru dengan memperhatikan masukan dari SAC.
IFRIC berperan memberikan intepretasi atas standar yang dikeluarkan oleh IASB. Langkah IASB selain menerbitkan standar baru adalah merevisi dan mengganti standar-standar lama yang telah ada sebelumnya. Standar-standar yang dikeluarkan oleh IASB tersebut kemudian diberi nama IFRS (Internastional Financial Reporting Standard). IFRS dapat berisi standar yang menggantikan standar yang sebelumnya atau standar yang memang benar-benar baru. Standar tersebut, IFRS dan IAS, menjadi acuan atau diadopsi langsung oleh para penyusun standar di tiap-tiap negara yang ingin merevisi standar mereka agar sesuai dengan standar yang berlaku secara internasional. Standar yang telah dibuat oleh penyusun standar tersebut, yang mungkin telah mengacu pada IFRS dan IAS, kemudian dijadikan sebagai pedoman dalam pencatatan akuntansi bagi perusahaan-perusahaan yang berada dalam wilayah berlakunya standar tersebut.Dalam kaitannya dengan standar internasional, terdapat beberapa macam langkah yang dilakukan oleh banyak negara sehubungan dengan perbedaan dengan standar yang mereka buat sebelumnya. Secara garis besar langkah-langkah yang dapat diambil tersebut dapat dibagi menjadi harmonisasi dan konvergensi. Harmonisasi merupakan proses untuk meningkatkan komparabilitas (kesesuaian) praktik akuntansi dengan menentukan batasan-batasan seberapa besar praktik-praktik tersebut dapat beragam. Secara sederhana pengertian harmonisasi standar akuntansi dapat diartikan bahwa suatu negara tidak mengikuti sepenuhnya standar yang berlaku secara internasional. Negara tersebut hanya membuat agar standar akuntansi yang mereka miliki tidak bertentangan dengan standar akuntansi internasional.Harmonisasi fleksibel dan terbuka sehingga sangat mungkin ada perbedaan antara standar yang dianut oleh negara tersebut dengan standar internasional. Hanya saja diupayakan perbedaan dalam standar tersebut bukan perbedaan yang bersifat bertentangan. Selama perbedaan tersebut tidak berlawanan standar tersebut tetap dipakai oleh negara yang bersangkutan. Konvergensi dalam standar akuntansi dan dalam konteks standar internasional berarti nantinya ditujukan hanya akan ada satu standar. Satu standar itulah yang kemudian berlaku menggantikan standar yang tadinya dibuat dan dipakai oleh negara itu sendiri. Sebelum ada konvergensi standar biasanya terdapat perbedaan antara standar yang dibuat dan dipakai di negara tersebut dengan standar internasional. Konvergensi standar akan menghapus perbedaan tersebut perlahan-lahan dan bertahap sehingga nantinya tidak akan ada lagi perbedaan antara standar negara tersebut dengan standar yang berlaku secara internasional.
Alasan Perlunya Standar Akuntansi Internasional :
1.      Peningkatan daya banding laporan keuangan dan memberikan informasi yang berkualitas di pasar modal internasional
2.      Menghilangkan hambatan arus modal internasional dengan mengurangi perbedaan dalam ketentuan pelaporan keuangan.
3.      Mengurangi biaya pelaporan keuangan bagi perusahaan multinasional dan biaya untuk analisis keuangan bagi para analis.
4.      Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan menuju “best practise”. Konvergensi IFRS.
Menurut DSAK, pengadopsian IFRS dapat dibedakan menjadi lima tingkatan:
1.      Full Adoption, pada tingkat ini suatu negara mengadopsi seluruh IFRS dan menterjemahkan word by word.
2.      Adapted, mengadopsi seluruh IFRS tetapi disesuaikan dengan kondisi di suatu negara.
3.     Piecemeal, suatu negara hanya mengadopsi sebagian nomor IFRS, yaitu nomor standar atau paragraf tertentu
4.      Referenced, standar yang diterapkan hanya mengacu pada IFRS tertentu dengan bahasa dan paragraf yang disusun sendiri oleh badan pembuat standar.
5.      Not adoption at all, suatu negara sama sekali tidak mengadopsi IFRS.
6.      Keputusan adopsi IFRS oleh IAI akan ditentukan pada tahun 2008
Keputusan DSAK saat ini adalah mendekatkan PSAK dengan IAS/IFRS dengan membuat dua strategi:
1.      Strategi selektif. Strategi ini dilakukan dengan tiga target yaitu; mengidentifikasi standar-standar yang paling penting untuk diadopsi seluruhnya dan menentukan batas waktu penerapan standar yang diadopsi, melakukan adopsi standar selebihnya yang belum diadopsi sambil merevisi standar yang telah ada, dan target terakhir adalah melakukan konvergensi proses penyusunan standar dengan IASB.
2.      Strategi dual standard. Strategi ini dilakukan dengan menerjemahkan seluruh IFRS sekaligus dan menetapkan waktu penerapannya bagi listed companies. Sedangkan bagi non listed companies tetap menggunakan PSAK yang telah ada.
Perbandingan IFRS dan PSAK IFRS :
1. First time adoption of IFRS
2. Share-based payment
3. Business Combinations
4. Insurance Contract
5. Non-Current Assets Held for Sale and Discontinued Operations
6. Exploration for and Evaluation of Mineral Resources
7. Financial Instruments: Disclosures
PSAK :
1. Belum diadopsi.
2. PSAK 53 belum adopsi IFRS 2, referensi menggunakan US SFAS 123
3. PSAK 22 belum mengadopsi IFRS 3, referensi menggunakan IAS 22 (1993).
4. PSAK 28 dan 36, belum adopsi IFRS 4, referensi menggunakan US SFAS dan regulasi industri asuransi.
5. PSAK 58 belum adopsi IFRS 5, referensi menggunakan IAS 35 (1998).
6. PSAK 29 dan 33, belum adopsi IFRS 6, referensi US SFAS dan regulasi industri
7. PSAK 31 dan 55, belum adopsi IFRS 7, referensi menggunaka IAS 30, US SFAS dan regulasi industri.
DAFTAR PUSTAKA 
  • http://staff.undip.ac.id/akuntansi/anis/2009/05/26/harmonisasi-standar-akuntansi-internasional-analisis-kritis-dari-perspektif-islamhttp://
  • dessy-ariyani.blogspot.com/http://ucupneptune.blogspot.com/2007/11/mengapa-akuntansi-internasional.html