Kamis, 17 Oktober 2013

Penantian serta Doaku

Penantian Seorang Ibu

Ibu Siti adalah seorang janda yang memiliki 3 orang anak. anak pertama bernama Wawan, anak kedua bernama Tari dan anak terakhir bernama Ahmad. Ibu Siti selalu berdoa dan berusaha agar anak-anaknya dapat menjadi anak yang dapat ia banggakan, Tentu itu adalah harapan setiap orang tua. Anak pertama ibu Siti yaitu Wawan memiliki usaha kecil-kecilan dirumahnya, Tari sebagai perawat di Rumah Sakit Jakarta dan Ahmad seorang Mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Jakarta. keluarga ibu siti memang bisa dibilang tidak mampu, karna bu Siti sendiri bekerja sebagai penjaga tiket wahana sebuah tempat wisata, sebelum anak-anaknya bekerja seperti sekarang keluarga bu Siti sering sekali dikasihani oleh para tetangganya. maka dari itu Ahmad bercita-cita menjadi Anggota Kepolisian.
Suatu hari ibunya bertanya pada Ahmad …

Ibu : “nak,apa cita-citamu ?”

Ahmad : ”ahmad, ingin menjadi anggota kepolisian bu..”

Ibu: ”berusahalah nak, ibu selalu mendoakan dan mendukungmu”

Ahmad: ”tapi apa kita mampu bu?” Tanya ahmad

Ibu: ”berusahalah dulu untuk mencapai cita-cita dan masa depanmu kelak”.
           
   Dengan semangat yang diberikan oleh sang Ibu, Ahmad pun mencoba memberanikan diri bersama temanya untuk mendaftar sebagai calon brigadier polisi tahun ini. Setelah melalui beberapa tahapan tes Ahmad gagal karena tinggi tubuhnya yang kurang beberapa centimeter saja dari yang diwajibkan, Tak pesimis Ahmad mencoba kembali di tahun kedua tetapi harapanya itu belum dapat terwujud dan gagal kembali. Ahmad pun mulai pesimis karena batas umur dan kesempatannya hanya tinggal tahun depan, jika gagal lagi sudah pupuslah harapannya dan harapan ibunya.

Ahmad: ”ibu,ahmad mohon maaf karena sampai saat ini, Ahmad belum bisa menjadi apa yang diharapkan”.

Ibu: ”apapun yang kamu kerjakan,ibu selalu mendukung dan mendoakanmu nak”. lirih suara sang ibu memberi semangat untuk Ahmad.
             
      Kali ini adalah tahun ketiga dan terakhir kesempatan untuk Ahmad mencoba kembali, setelah melalui tahapan demi tahapan tes masuk, akhirnya Ahmad dinyatakan lolos untuk pendidikan menjadi Anggota Kepolisian. Betapa bahagia dan terharunya sang ibu mendengar kabar baik ini, para tetangganya pun ikut turut bahagia atas hasil kerja keras Ahmad yang tak pernah putus asa, sesampainya dirumah ibu menghampiri,memeluk dan menciumi Ahmad yang akan berangkat pendidikan bulan depan.

Dengan lirih dalam hati…

Ahmad: ”Terima kasih ibu,atas doa dan semangatmu, aku dapat menggapai cita-citaku ini”

Ibu: ”Berangkat dan berjuanglah selalu nak,gapai cita-citamu..tugas ibu sudah selesai menghantarkanmu sampai disini”. Sang ibu hanya memeluk dan memangis sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat rezeky yang Allah berikan untuk putranya.

Ku ucapkan rasa TERIMA KASIHKU, IBU.. Kasihmu tak mengenal batas.

NAMA : ANITA SILVI YANTI
NPM : 20211935
KELAS : 3EB09