Penantian Seorang Ibu
Ibu Siti adalah seorang janda yang
memiliki 3 orang anak. anak pertama bernama Wawan, anak kedua bernama Tari dan
anak terakhir bernama Ahmad. Ibu Siti selalu berdoa dan berusaha agar
anak-anaknya dapat menjadi anak yang dapat ia banggakan, Tentu itu adalah
harapan setiap orang tua. Anak pertama ibu Siti yaitu Wawan memiliki usaha
kecil-kecilan dirumahnya, Tari sebagai perawat di Rumah Sakit Jakarta dan Ahmad
seorang Mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Jakarta. keluarga ibu siti memang bisa dibilang tidak mampu, karna bu Siti sendiri bekerja sebagai penjaga tiket wahana sebuah tempat wisata, sebelum anak-anaknya bekerja seperti sekarang keluarga bu Siti sering sekali dikasihani oleh para tetangganya. maka dari itu Ahmad bercita-cita menjadi Anggota Kepolisian.
Suatu hari ibunya bertanya pada Ahmad …
Ibu : “nak,apa cita-citamu ?”
Ahmad : ”ahmad, ingin menjadi anggota kepolisian bu..”
Ibu: ”berusahalah nak, ibu selalu mendoakan dan mendukungmu”
Ahmad: ”tapi apa kita mampu bu?” Tanya ahmad
Ibu: ”berusahalah dulu untuk mencapai cita-cita dan masa
depanmu kelak”.
Dengan semangat
yang diberikan oleh sang Ibu, Ahmad pun mencoba memberanikan diri bersama
temanya untuk mendaftar sebagai calon brigadier polisi tahun ini. Setelah melalui
beberapa tahapan tes Ahmad gagal karena tinggi tubuhnya yang kurang beberapa
centimeter saja dari yang diwajibkan, Tak pesimis Ahmad mencoba kembali di
tahun kedua tetapi harapanya itu belum dapat terwujud dan gagal kembali. Ahmad
pun mulai pesimis karena batas umur dan kesempatannya hanya tinggal tahun
depan, jika gagal lagi sudah pupuslah harapannya dan harapan ibunya.
Ahmad: ”ibu,ahmad mohon maaf karena sampai saat ini, Ahmad
belum bisa menjadi apa yang diharapkan”.
Ibu: ”apapun yang kamu kerjakan,ibu selalu mendukung dan mendoakanmu
nak”. lirih suara sang ibu memberi semangat untuk Ahmad.
Kali ini
adalah tahun ketiga dan terakhir kesempatan untuk Ahmad mencoba kembali,
setelah melalui tahapan demi tahapan tes masuk, akhirnya Ahmad dinyatakan lolos
untuk pendidikan menjadi Anggota Kepolisian. Betapa bahagia dan terharunya sang
ibu mendengar kabar baik ini, para tetangganya pun ikut turut bahagia atas hasil kerja keras Ahmad yang tak pernah putus asa, sesampainya dirumah ibu menghampiri,memeluk dan
menciumi Ahmad yang akan berangkat pendidikan bulan depan.
Dengan lirih dalam hati…
Ahmad: ”Terima kasih ibu,atas doa dan semangatmu, aku dapat
menggapai cita-citaku ini”
Ibu: ”Berangkat dan berjuanglah selalu nak,gapai cita-citamu..tugas
ibu sudah selesai menghantarkanmu sampai disini”. Sang ibu hanya memeluk dan
memangis sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat rezeky yang Allah berikan untuk
putranya.
Ku ucapkan rasa TERIMA KASIHKU, IBU.. Kasihmu tak mengenal batas.
NAMA : ANITA SILVI YANTI
NPM : 20211935
KELAS : 3EB09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar